A blog about FOOD, Travel, Friendship, and Life

Postingan ini adalah postingan curhat. Kali ini tentang masalah yang terjadi di aku, justru saat umur 20 keatas. Huufffff. Semenjak bekerja, yang namanya jerawat nggak bisa aku hindari. Kulit wajah aku termasuk berminyak, dan setiap masa PMS, itu pasti banget ada 1-3 jerawat tumbuh!

Untungnya sih, aku kalo jerawatan nggak lama-lama banget. Kira-kira 3 hari udah kempes/kering, tapi problemnya bukan disitu.. BEKASNYA LAMA BGT ILANGNYA!!

Started 3 months ago, aku konsultasi lah ke sebuah klinik estetika yang setelah aku research banyak, bisa membantu aku buat mengurangi peradangan di wajah aku. Aku research di instagram aja sih, karena menurutku paling enak dan langsung ada contoh treatmentnya apa aja. 

Akhirnya aku coba hubungi The Clinic - Beautylosophy. Lokasinya familiar banget, daerah Cipete, sebelahnya butik Jeffry Tan. 

First impression dengan The Clinic : tempatnya bersih, staffnya ramah-ramah dan helpful, dokternya muda-muda dan GAUL (serius 😂) jadi selama treatment juga sambil ketawa-ketawa bukan takut hehe.

Saat itu, aku fokus ke pengurangan jerawat. Well, aku tau nggak ada yang instan, aku pun nggak minta langsung cling banget, dan aku maunya treatment yang alami-alami aja. Aku ambil treatment namanya : Laser Spectra. Tujuan treatment ini untuk mengecilkan pori-pori, peremajaan kulit, dan untuk menghilangkan jerawat tipe ringan sampai sedang. Jadi sebelumnya, wajahku diolesin cairan carbon lalu didiamkan selama kurang lebih 20 menit. Lalu wajahku "ditembak" sama laser. Ternyata treatment ini nggak cm menghambat jerawat, dia juga bisa mencerahkan.

Ini foto kondisi wajahku setelah lebih dari 3x treatment. Walopun si nakal masih ada, tapi ini udah jauh jauuuhhhh berkurang dari sebelumnya. Sebelumnya banyak si nakal aktif yang betah banget di muka aku :((( di foto ini, permukaan kulit wajah aku yang selain ditempati si nakal, sudah jauh membaik dari segi tekstur dan tingkat kecerahannya.


Mau liat yang dulu? Yakin nih.....

 Jauh mendingan kan? :D

 Sebelum treatment, dibersihin dulu mukanya biar makin efektif bersihinnya!



Gimana sih mekanisme alat ini? Menurut info yang aku dapat :
Laser Spektra pake gelombang 1064 qs yang mengangkat si cairan carbon, sekaligus menstimulasi lapisan dermis kulit, yang akhirnya selain bisa mengurangi jerawat, bisa mencerahkan juga. :)

FAQ :
1. Sakit nggak?
Kalo definisi sakit kamu itu rasanya seperti disuntik, ini sama sekali nggak. Palingan ada krenyes-krenyes dikit dan itu fine aja kok.

2. Abis treatment muka merah-merah nggak?
Iya, tapi menurutku merah-merahnya masih dalam batas wajar dan nggak memalukan.

3. Durasi pengerjaan berapa lama?
Sama yang 20 menit di awal, kira-kira 1 jam aja kok. Dan ada 3 proses penembakan dengan besar gelombang yang beda-beda. Ada yang untuk mematikan jerawat, memfokuskan ke noda-noda bekas jerawat, sampai ke mencerahkan secara keseluruhan.

4. Ini yang paling penting, harganya berapa?
Harga sekali treatment sekitar 2 juta, TAPI, kalau kamu mau ambil banyakan, kamu bisa dapat harga paket, yang menurutku jadinya good value. Dan kalau mau efektif, kamu juga jaga makanan kamu, pakai skincare entah dari dokternya langsung atau skincare yang kamu percaya. 

5. Lalu hasil di kamu gimana? Udah berhasil ilang semua?
Hasil di aku, yang paling aku rasain adalah pertumbuhan jerawatku menurun banget. Untuk masalah bekas jerawat, ini emang butuh kesabaran tingkat tinggi. Masih ada, tapi perlahan berkurang. 

Treatment Laser Spectra ini cocok banget buat kamu yang sebel banget sama facial, ditusuk-tusuk jarum, ini jauh lebih enak dari facial normal dan hasilnya keliatan dari pertama kali treatment. Ini ada video dari aku, mungkin bisa buat gambaran kayak apa sih treatmentnya :

@thestoryofubi

See this Instagram video by @vendryana * 1,440 likes



Kalo kamu suka aku sharing tentang hal-hal girly gini, comment aja, boleh di blog, IG bebas. Dan kasih tau aku kalian mau aku bahas apa lagi ke depannya yaa!

The Clinic :
Instagram
www.theclinicindonesia.com
081393426000 / 085717676000 
LINE: @theclinicid 






MOIN!

Di Jepang, cafe-cafe bertema binatang ada banyak lho. Yang paling banyak tentunya cat cafe, selain itu ada dog cafe, rabbit cafe, sampai reptile cafe! Selain cat cafe mereka yang terkenal, kali ini Moin main ke Owl cafe. Dimana di cafe tersebut, kita bisa main bareng burung hantu yang lucu-lucu dan jinak!



HOW TO GET THERE
Tujuan kita adalah Minamimorimachi Station yang berada di Tanimachi Line (line warna ungu).
1. Naik Subway dari Higashi Umeda (T20), turun di Minamimorimachi Station (T21).
2. Harga tiket 180 yen untuk one-trip-ticket.
3. Setelah turun di Minamimorimachi, aku sendiri ngikutin google maps. Nah setelah itu aku lewatin shopping area : TENJINBASHI 1.
4. Lalu jalan terus aja sampai kamu nemuin outlet takoyaki ini, artinya kamu sudah dekat dengan Owl Cafenya.


Pertama-tama, staff Owl Cafe akan menjelaskan tentang peraturan main di Owl Cafe ini. Mereka akan jelasin full pake bahasa Jepang, dan lumayan lama, sekitar 15 menit. Jadi sisa waktu main tinggal 45 menit hehe. Kamu nggak perlu bingung, karena mereka juga menyediakan instruction card in English. Jadi sambil dengerin, sambil angguk-angguk, sambil baca juga yaaa. Setelah itu, kamu baru boleh main bareng burung hantunya deh. :D




Tenang aja, saat main, staff mereka akan terus mengawasi. Jadi kalo tiba-tiba burung hantunya poop atau jadi agresif, mereka pasti akan langsung nolong. Disana ada aneka jenis burung hantu, mulai yang besar sampai yang keciiil banget.


NOTE THIS!
1. Kamu punya waktu 1 jam untuk main bareng burung hantu tersebut.
2. Misalkan kamu dateng jam 16.20, artinya kamu baru bisa ikut yang jam 5-6. Jadi kamu nggak bisa langsung masuk, harus waiting list dulu.
3. Tidak ada makanan besar disini, hanya ada snack dan minuman.
4. Kita harus pesan minuman dulu, baru bisa main. Aku bayar 1.500 yen, itu udah include minum dan harga main.
5. Harus pake hand sanitizer dulu sebelum main.
6. Sayangnya, nggak boleh videoin. Foto dan difotoin boleeh
7. Apapun yang terjadi, jangan pernah lepasin tali yang ada di tangan kamu. Karena itu yang akan nahan burung hantunya. Kalau kamu lepas, burung hantunya bisa jatuh dan terluka.


Buat kamu yang pengen coba main bareng burung hantu ini, jangan lupa kalo ada kesempatan buat mampir ke Osaka, cobain juga Owl Cafe ini yaa. :D








Moin!

Feels good to be back here. Aku mau kasih quick update tentang yang lagi aku jalanin sekarang. Huh hah! Sekarang ini aku nggak bisa 100% di Moinblog karenaa......

1. Alhamdulillah aku dipercaya buat jalanin kantor baru IVG. Jadi sekarang aku official anak kantoran! A happy one! Karena kantor IVG isinya anak muda semua, jadi tetep fun dan happy jalaninnya. :D IVG itu rumahnya @indovidgram. Yang manage @Indovidgram, anak-anak di bawah managementnya dan video-video di balik akun @Indovidgram dan IVG. Di youtube, kita juga lagi mau mulai bikin-bikin video baru lho. Di youtube.com/indovidgram, disana bakal banyak info-info buat kita para kreator yang mau mulai berkreasi di dunia video internet. Sedangkan di youtubenya IVG (pernah dengan video Gegara Comment? Itu video pertamanya!), isinya video-video hasil kreasi anak-anak yang ada di kantor IVG yang berkolaborasi sama kreator-kreator lainnya. Yay!

Berawal dari pertanyaan ini sih : Kontribusi apa yang udah lo kasih, atau bisa lo kasih ke negara lo?

Aku bukan orang yang secara fisik kuat, bisa berperang melawan orang jahat di Indonesia (lol), bukan juga seorang Einstein yang sangat pintar, aku ya aku. Dengan diriku yang seperti ini, apa yang aku bisa lakukan? Turned out, IVG is my answer for my last question. Kenapa aku pengen jalanin di IVG? Karena pengen banget bisa berkontribusi kreator Indonesia, kalau diliat dari skala yang lebih besar lagi, pengen ikut memajukan industri kreatif Indonesia. Ih, muluk banget. Ih, apa banget. Ih, sok pahlawan banget. Sorry, tapi bodo amat deh pendapat orang. Selama yang kita lakukan itu hal yang positif, why not? Berawal dari @indovidgram aja tuh, aku seneng banget banyak anak muda Indonesia yang unjuk bakatnya lewat video 15 detik, sampai akhirnya kami kenal satu sama lain yang tersebar di banyak kota, tapi rasanya udah kayak keluarga banget. Senang banget tau nggaaaak, nggak bohong. :)

 
Mbaven yakin, anak muda Indonesia itu spesial dan kreatif-kreatif! Akan lebih bahagia dan puas rasanya kalau kita maju sama-sama, bukan hanya untuk kepentingan pribadi. Walaupun sebenarnya udah jalanin ini (management, personal development) dari 2011, berawal berdua aja sama Bena sampe akhirnya dapat kepercayaan teman-teman founder @indovidgram lainnya dan nambah lagi) untuk ikut membangun mereka, sampe akhirnya alhamdulillah sekarang sudah punya 1 tim yang isinya seru-seru banget!

2. I... Am.. Getting.. Married. Masih nggak percaya kalo ini beneran terjadi. Dan masih nggak percaya juga, ternyata sama orang yang selama ini jadi sahabat aku, partner kerja aku, keluarga aku bahkan orang yang paling aku sebelin! Yaa.. Benci sama cinta emang beda tipis sih. Ya, lelaki pilihan aku ini.. Benazio Rizki Putra atau yang orang kenal dengan nama Benakribo.

Kali ini aku akan post rangkuman persiapan lamaran, saat lamaran dan juga artikel yang udah liput lamaran aku sama Benazio!

It's all started from here...




Dari 3x proposal (iya seniat itu emang si Benazio), aku dan Bena melangsungkan acara lamaran tanggal 31 Januari 2016 di restoran pilihan kami berdua, Pavilliun 28. Restoran tersebut temanya gabungan hobi kami berdua : Kulineri & sinema. Pas banget ya!

Di lamaran ini, harapanku bisa menyatukan kedua keluarga, mulai dari acara resmi sampe seru-seruan bareng. Diawali prosesi lamaran pada umumnya, dan rundown selanjutnya main games bareng!

Ini dia cuplikan videonya :


Selain itu, aku juga udah sempet sharing sama The Bride Dept tentang lamaran ini. Liat artikelnya disini yaa ; Lamaran Unik Bena & Vendry.

Sekarang.. Jadi lagi seru-serunya nih kehidupan Mbaven. Bener-bener naik turun, bener-bener penuh tantangan. Dalam waktu bersamaan, lagi set up kantor pluuuss urus kawinan. Rasanya langsung dikasih tanggung jawab besar tuh, pengen terus introspeksi diri. Ya, gimanapun Mbaven & Bena cuma manusia, pasti banyak salah, banyak kekurangan. Semoga dengan adanya tahap baru ini, Mbaven sama Bena bisa jadi orang yang lebih baik lagi. Amin!

Aku harap kehidupan kalian sekarang, apapun keadaannya bisa dalam keadaan yang baik. Atau kalau lagi ada masalah, bisa dihadapi dengan baik ya. Tetap semangat!

Stay true, stay positive. Moin!

Follow juga yuk, social media Moinblog!


AADC2 Indovidgram

The Flashback
Waaaw!! Seneng banget finally bisa ketemu salah satu aktris idola aku dari jaman tahun 2002. Yang sepatu pinknya bikin semua anak remaja tahun ini pengen beli, yang pertemanannya bikin semua cewek pengen punya geng sekompak mereka. Yang bikin semua cewek pengen punya cowok cool kayak Rangga, dan cowok-cowok mendadak puitis biar dapet cewek kayak Cinta.

Kenangan itu membekas sampe sekarang tahun 2016, AADC mau ada sekuelnya. Siap-siap para remaja jaman 90an reunian bareng di bioskop nih!

Finally.. Today is The Day!
Yang bikin spesialnya, hari ini aku dan teman-teman dari Indovidgram berkesempatan buat bikin video bareng sama cast AADC2. Dan ya, aku ketemu Dian Sastro, salah satu wanita Indonesia yang aku kagumi.

AADC2 Indovidgram

Hari ini berjalan seru banget! Cast yang bisa hadir : Dian Sastro, Sissy Prescillia, Adinia Wirasti, dan pemain pendatang baru Dimi (yang perannya masih dirahasiakan!). 

Seneng banget mereka mau diajak seru-seruan bareng, teriak-teriak bareng, bener-bener nggak sombong!

AADC2 Indovidgram

Video-video ini bakal ada di channel youtube Indovidgram : youtube.com/indovidgram. Channel Chandra Liow : youtube.com/tim2one. Dan channel Benazio : youtube.com/benazio. Tungguin yah!

AADC2 Indovidgram

Notes :
Postingan ini dalam rangka coba aplikasi Blogspot dari iPhone, pengen tau bisa nggak sih langsung update begini hehe.

Mbaven, signing out. Moin! 



AADC2 Indovidgram


Follow juga yuk, social media Moinblog!






Salam Moinmoin!

Wah, setelah sekian lama akhirnya Masdit nulis lagi di blog ini rasanya deg-degan gimana gituu.
Semacam flashback sambil nginget-nginget, kapan ya terakhir kali nulis di blog Moin :-p
Karena jujur sebenernya Masdit kurang suka nulis, lebih suka bikin video, jadi soal per-blog-an Mbaven lah yang mengurus semua tulisan di Moinblog ini *hidup Mbaveen!!!*

Beberapa bulan terakhir Masdit punya kesibukan baru, yaitu kerja di sebuah.. apa ya namanya.. dibilang Cafe juga nggak, restoran pun bukan, karena kita disana tugasnya tinggal masak/angetin makanan yang udah setengah jadi. Kita sebut aja.. tempat jualan lah ya.

Misalnya Gnocchi di atas, sausnya udah kita siapin di dapur utama, nanti tinggal di bawa ke tempat jualan dan tinggal kita masak gnocchi dan di garnish lagi makanannya. Yang unik adalah, semua produk makanan yang kita jual adalah vegan, artinya semua bahan makanannya berasal dari tumbuhan. Masdit juga belajar banyak di sana, bahwa makanan enak itu gak harus pake daging melulu. Masdit sendiri sih masih makan daging dan masih dalam tahap mencoba mengurangi konsumsi daging merah terutama, sedikit demi sedikit (walaupun susah... BANGET). Tapi secara gak sadar sih sebenernya kalau di Indonesia ibu masak sayur asem sama tempe bacem itu kan juga vegan masuknya, kan?

 Jurusan yang Masdit pelajari di tempat kuliah pun sepertinya bikin Masdit paling mentok ya jadi vegetarian. Karena mau gak mau buat jaga kualitas suatu produk susu, Masdit harus nyobain susu, keju dan produk-produk lainnya (apakah produk yang kita bikin udah memenuhi standar pasar BPOM setempat/belum). 

Nah kali ini Moin pingin berbagi resep vegan yang super creamy banget sausnya dan bisa kalian coba di rumah:

Gnocchi with mushroom cream sauce:

Porsi: 2 orang


1. Gnocchi/bisa juga pasta lainnya 450 gram
2. Jamur kancing 400 gram iris tipis
3. Soja Cream/krim masak dari kedelai 400 ml
4. Bawang putih 3 siung, iris tipis 
5. Bawang bombay ukuran sedang, cincang halus
6. Seledri segenggam potong kasar
7. Paprika bubuk
8. Olive oil untuk menumis
9. Garam dan lada


  1.  Panaskan olive oil di wajan dengan api sedang.
  2. Masukkan bawang putih, tumis sampai harum, lalu bawang bombay, tumis sampai bawang bombay menjadi transparan dan harum.
  3. Masukkan jamur, tumis sebentar bersama bawang, kemudian masukkan krim kedelai.
  4. Naikkan api, kurangi saus (reduce) sampai 1/4 krimnya berkurang, kecilkan api.
  5. Beri garam dan lada untuk menyesuaikan rasanya, jangan lupa dicobain, masukkan sebagian seledri. 
  6. Rebus Gnocchi dengan air panas selama kurang lebih 2-3 menit, angkat, tiriskan airnya.
  7. Tuang sebagian saus di piring, masukkan Gnocchi, tuang lagi sebagian saus diatasnya, beri sisa potongan seledri dan paprika bubuk. Hidangkan!
Jadi deh! Gampang, kan? 
Nah kalian bisa juga ganti Gnocchi-nya dengan pasta jenis lain kesukaan kalian. Atau juga bisa juga, kalau gak ada krim kedelai, ganti dengan krim masak biasa. Kalau ada pertanyaan silahkan tanya di kolom komentar dibawah yaa! Dan jangan lupa tag Moin di Instagram kalau kalian udah coba pakai #sepermoinan yaa, nanti biar bisa Moin like dan komen foto kamu, hehe.

Karena semua orang bisa masak and you will always have a good time with food, salam Moinmoin!