A blog about FOOD, Travel, Friendship, and Life

Jamur Panko by Atika Luthfiyyah (Jepang)

By Wednesday, January 29, 2014 , , ,


Salam Moinmoin!

Yay! Kali ini Moin seneng banget, karena postingan kali dibuat dari salah satu teman sepermoinan yang tinggal di Jepang! Kenalin, Atika Luthfiyyah. Abis Moin kepoin blognya, tulisan-tulisan Atika menginspirasi sekaliiii! (serius, Moin nggak boong). Gimana sih kehidupan dan nasib perut seorang mahasiswa asal Indonesia yang sekolah di Jepang? Yuk, baca cerita dari Atika. :D

Belanja Hemat, Masak Gampang, dan Rasa Lumayan

Berhemat di Jepang

Sudah 3.5 bulan saya di Kyoto, Jepang. Sama seperti pas di Thai dulu, cari makanan halal di Kyoto itu lumayan susah. Ada sih 3 kedai halal dekat kampus, tapi harganya booook, mahal gilak! Kalo di Coop yang ada tulisan halalnya hanya kedai kebab, per porsinya sekitar ¥400an. Kalau kita pakai kurs 1 yen = Rp. 115, berarti satu kali makan kebab sekitar Rp 46,000. Lain lagi dengan kedai India dekat kampus yang juga halal, per paket lunch harganya ¥700 booook, tapi habis makan itu udah cukup ganjal perut sampe malam. Mari diasumsikan sekali makan ¥500 x 3 x 30, sebulan bisa menghabiskan uang ¥45,000. Itu belum camilan, buah, dan susu lho.

Karena mahal inilah, saya sering bawa bento ke kampus. Padahal saya ndak bisa masak enak lho. Tapi sekali  sampai dua kali seminggu saya meritualkan makan enak di luar biar gak bosen. Spending makan saya sebulan di Kyoto kira-kira sebanyak ini :

Makan enak di luar : ¥1,000 per minggu x 4 = ¥4,000
Belanja mingguan :  ¥2,000 x 4 = ¥16,000
Beli susu 1 liter tiap 2-3 hari sekali : ¥189 x 3 x 4 = ¥2,268
Snacking sekitar ¥1,000

Jadi total sebulan saya menghabiskan uang sekitar ¥23,268 untuk makan saja. 
Tapi selama 3 bulan ini record spending untuk makanan saya belum pernah mencapai angka sebanyak itu lho. Biasanya berkisar ¥17,000 - ¥21,000 per bulan. Itu aja saya pernah nraktir temen, makan enak pas jalan-jalan, dan banyak camilan. Kalau dibandingkan dengan tidak masak, hematnya bisa 60% (karena ditambah snacking dan beli susu tiap 2-3 hari). Kalau teman-teman saya ada juga sih yang super hemat, spending buat makan bisa sepertiganya saya. Saya yakin dia jarang makan di luar, hehehe. 

Tips lainnya adalah belanja lah di akhir minggu. Biasanya banyak diskonan lho. Fyi, saya sering beli ikan yang besok mau expired. Hahaha. Harganya lebih murah. Tapi namanya juga Jepang ya cui, mau expired pun masih enak lho. Bahkan nih ya sering juga baru saya masak sehari sampai dua hari setelah expired date, tentu saja saya simpan si ikan di freezer. Menjelang malam, biasanya banyak potongan harga untuk makanan sejenis sushi, tempura, dan bento-bento lainnya yang dijual di convenient store. Sebagai anak pisang sejati, saya juga sering banget beli pisang diskonan yang kulitnya udah belonteng-belonteng coklat lesu gitu lho. Demi pisang murah! Ahahahahaha!


Masak Gampang



Rasa masakan saya itu sering abstrak gitu deh, tapi ya saya telen-telen aja daripada boros. Makanya saya sering browsing resep-resep sederhana yang gampang bikinnya di kosan (kalo di sini nyebutnya apato, dari kata apartment). Sampailah saya di moinblog.com yang resepnya gampang-gampang. Apalagi sekarang sudah ada tutorial di youtube, saya jadi tambah suka sama moinblog, sekalian nostalgia juga sama pemilik blognya, si mbaven. hehehehe

Nah, kemarin liat postingannya moinblog tentang Panko atau remah roti yang dijadikan topping Spaghetti kerang hijau, kayaknya enak gitu krenyes-krenyes. Akhirnya saya juga nambahin si panko ke bento saya hari ini!

Bento saya hari ini adalah tumis jamur, nugget ayam, telor ceplok dan puding + corn flakes. Berikut resepnya :

Tumis Jamur (Tumjam)

Bumbu :
Bawang putih, Bawang bombay, jahe sedikit aja, gula dikit, garam, lada putih

Bahan : 
Telur, Jamur, sepaket sayuran yang isinya sawi putih, kailan, wortel dan beberapa sayur lainnya*, minyak , tepung + air untuk mengentalkan si Tumjam.

*selama 3 bulan ini ternyata kalau saya beli sayur per ikat gitu lebih boros karena hidup sendiri jadinya lama habisnya. Makanya sekarang saya sering beli sayur paketan yang isinya macem-macem, harganya sekitar ¥150 per kotak (kalau gak salah ya, kapan2 saya akan posting tentang paket sayur ini).

Cara masak : 
  • Tumis bawang putih, bombay, dan jahe sampai harum.
  • Masukkan telur terus orak arik.
  • Masukkan sayuran dan tumis sampai agak layu.
  • Larutkan sedikit tepung ke dalam air dingin, kalau saya sih sekalian saya tambahkan gula, garam ke dalam larutannya. Kemudian siram ke si sayur.
  • Aduk rata dan diamkan sampai kuahnya mendidih, kemudian tambahkan lada putih dan aduk sebentar.
  • Jangan lupa dicicipi biar tau rasanya kayak gimana ya.
  • Setelah enak, angkat dan taruh di lunch box deh (kan ceritanya ini buat bento).

    Pankonya tuh cuma saya goreng plus ditambah wijen hitam. Kenapa kok ditambahin wijen hitam? Yaaa suka-suka saya aja sih sebenernya. Hehehe. Setelah kuning keemasan, saya taburi di atas tumis jamur saya. Tadaaaaa, inilah tumis jamur + panko saya! 
Tumis jamur + panko + cabe bubuk, sampingnya itu nugget ayam + telur ceplok
Karena saya sering banget males pulang cepet ke kamar, saya siapin camilan buat di lab. Fyi, saya sering pulang jam 10 malam lho. Alasannya bukan karena rajin sih, tapi biar tagihan listrik kamar gak bengkak gara-gara saya suka nyalain heater di winter gini. Hihihi maklum saya kan anak tropis sejati. Camilan saya kali ini adalah pudding busa putih telur (tapi ini bukan saya yang bikin, ini dikasih temen pas saya sakit). Pudingnya saya kasih selai strawberry dan cornflakes. Rencananya ini akan saya siram pakai susu pisang dingin (kalau gak kehabisan di coop). Ini buat camilan malam saya!

Puding + corn flakes
Okeee itulah bento saya kali ini! Thanks to moinblog yang sudah ngepost tentang panko! Ditunggu resep-resep mudah lainnya!

Anw, kalo gak diminta Vendry ngepost bento ini, saya gak akan post tentang masakan. Soalnya masakan saya sering abstrak. Hahahaha.

Bye byeee

Salam hemat, masak gampang, rasa lumayan (buat saya haha)!


Komen Moin :
Tuh kaaan.. Siapa aja, dimana aja, pasti bisa masak. Lebih seru kalo masak sendiri, dan ada rasa kepuasan sendiri. Iya nggak, Tiko? ;)
Buat temen-temen sepermoinan lainnya yang punya resep-resep atau pengalaman tentang makanan, jangan ragu buat share disini! Caranya, bisa mention ke Moin (twitter, instagram, atau email ke moinmoin110(at)gmail(dot)com) terus kasih link blog kamu. Atau kalo males nulis blog, gambarnya aja nggak apa-apa. Nanti Moin yang bikinin tulisannya. Hehe.

Karena semua orang bisa masak, and you will always have good time with food! Salam Moinmoin!

Kyoto pattern's source : http://kyoto.bbianca.net/

You Might Also Like

2 comments

Do you have anything to share? Write the comment down below :)